Badan Pegal, Mau Diurut?

Minggu nan lalu, Feri seorang teman sekelas pada saat kuliah, diurut sama ahli urut langgananku. Beberapa waktu sebelumnya Feri mengeluh ada yang terkilir di bahunya terasa, kemudian badan juga pegal-pegal. " Ky, ada yang kenal ahli urut gak ya?", sahutnya padaku. "Ada Fer", jawab ku. "Riky udh beberapa kali di urut sama beliau. Alhamdulillah lebih segar, pegal-pegal hilang sudah. Coba deh fer," lanjutku padanya.

Nomor telpon ahli urut tersebut ku serahkan ke Feri. Namanya Pak Das, nama lengkapnya ku juga kurang tahu. Biasanya Ayahku memanggil beliau dengan sebutan begitu. Rumahnya kisaran 16 menit jika menggunakan motor dari rumahku. Biasanya, jika kita butuh ahli urut, calling saja beliau, sesuai jam yang telah kita sepakati, beliau akan datang ke rumah kita.

Lumayan banyak juga langganan beliau. Disamping itu, banyak juga murit beliau yang sudah diajarkan untuk urut. Selain urut beliau juga bisa bertukang. Keseharian beliau kalau tidak mengurut ya bertukang. 

Satu hal yang membuatku salut padanya. Ibadah sholatnya selalu tepat waktu dan diusahakan selalu untuk ditunaikan di Mesjid. Beliau juga sering ikut pengajian. Biasanya kalau tidak di pampangan mungkin beliau di Ketaping di tempat guru ngajinya.

Orangnya juga ramah, ketika berurut dengan pak Das, terasa pas saja agak susah di bilang dengan kata-kata. Habis diurut sangat terasa jauh perubahannya. Makanya, saya bantu promosikan beliau dalam postingan kali ini. 

Pak Das, biasanya jika di panggil urut kemana pun jika tidak ada kegiatan atau janji dengan yang lain biasanya beliau mau saja. Selagi dalam kota Padang, akan beliau datangi. Pak Das bisa dihubungi di nomor 0823 8411 9122, mana tahu ada yang butuh. Apalagi yang sudah terkena stroke. Sms atau hubungi saja beliau, janjian dan kirimkan alamat lengkap dan jam berapa ada di rumah, beliau akan datang membantu sobat semua untuk di urut. Ke rumah atau pun ke kantor juga bisa. Tapi sebaiknya di rumah saja, agar bisa lebih full di urutnya.

Jika ada yang membutuhkan, silahkan disimpan nomor beliau. Di Share juga tulisan ini juga tak mengapa, agar sobat-sobat semua bisa tambah sehat dan kehidupan beliau juga bisa terbantu. Untuk tarifnya sesuaikan saja, tapi jangan bayar dengan terlalu murah ya, kasihan kita. Bayarlah jasa orang dengan tarif yang sesuai. Jangan pula menzholiminya. Bukannya dengan membayar sedikit lebih, juga merupakan sedekah? 

Semoga bermanfaat..

Tidak ada komentar:

Mohon kesediaannya untuk meninggalkan komentar untuk tulisan ini..
(maaf untuk tidak menyertakan link aktif dan spam)

Diberdayakan oleh Blogger.