Ketajaman Seorang Striker

Hai sobat, senang bisa kembali posting di blog personal yang sederhana ini. Meski baru pulang dari sebuah kerjaan, kalau sudah berhadapan dengan hobi tiada letih terasa, suasana yang menyenangkan di dapat. Pikiran pun jadi plong, saat semua hal sudah tertuliskan. Entah, ada manfaat atau tidak bagi yang lain, namun bagi penulis sendiri menjadi sebuah cara untuk mendapatkan perasaan yang jauh lebih segar dan hidup bergairah kembali. 

Striker yang hebat menjadi penentu kemenangan bagi teamnya. Tentunya ketajaman seorang stiker lah yang akan menjadi sorotan, apalagi ujung tombak kemenangan berada di tangannya. Tidak mutlak dari striker saja, gelandang, bek serta kiper juga berperan penting di sana untuk mempertahankan tim dari serangan lawan. Namun, untuk melesatkan minimal sebiji gol, butuh kelihaian seorang striker mengolah umpanan bola dari gelandang, bek atau pun sepakan langsung ke depan gawang lawan oleh kiper.

Ibarat seorang striker yang bertugas melesatkan bola ke gawang lawan. Seperti itu diibaratkan tugas seorang sales disebuah perusahaan. Kalau striker, bagaimana agar sebiji gol bisa melesat ke gawang lawan, kalau bisa lebih dari sebiji gol tercipta, entah bagaimana pun caranya baik melalui tendangan atau sundulan sekalipun, yang penting sah oleh wasit. Seorang sales, bagaimana menciptakan penjualan, agar semua unit di perusahaan dapat beraktifitas dan hidup.

Bagiku, tuntutan akan sebuah penjualan yang tinggi tidak lah membebani. Namun, sebuah support dari semua team, menjadi penentu keberhasilan bersama. Diibaratkan sebuah team sepakbola tadi, jika umpan dari gelandang bagus, jika bek dan kiper lihai menghadang serangan lawan, tentunya kemenangan yang di dapat. Jika bagian Ops di sebuah ekspedisi ibarat seperti gelandang, kurir pengantaran dan pick up diibaratkan bek dan yang lainnya diibaratkan sebagai kiper. Sebuah kinerja team sebuah perusahaan akan terlihat seperti team sepakbola.

Ketika striker melempem, sementara gelandang, bek dan kiper bagus, tentu tidak akan berhasil menang. Jika striker dan gelandang bagus, sedangkan bek dan kiper melempem, kekalahan telak bisa di dapat. Nah, maka dibutuhkan semua lini untuk dapat bekerja dengan sebaik mungkin, untuk sebuah kemenangan team. Berapa pun targetnya akan tercapai, jika semua lini bekerja dengan sebaik dan seefektif mungkin.

Sekarang posisinya, tembakan demi tembakan sudah kulesatkan ke gawang lawan, goal demi goal tercipta, namun gelandang bertahan ku kedodoran, bek pun kecapekan dan kiper pun terlihat lesu. Gimana mau menang? Lawan akan mudah membanjiri gawang team kita.

Apapun posisinya semua harus bahu membahu, tidak bisa mengedepankan ego sektoral masing-masing. Satu yang tidak masuk akan membuat team pincang dan tergopoh-gopoh dalam melangkah. Maka, semua harus saling menjaga, agar semuanya bisa melangkah dan seirama. Dengan begitu kemenangan bisa di raih. 

Striker tidak selamanya berdiri di depan gawang lawan, ada kala ketika gelandang kedodoran, striker akan bantu memperkuat pertahanan. Ada kala lawan kedodoran, gelandang serang harus lihai memainkan bola dan memberikan operan bagus pada striker untuk dilesatkan tembakan jitu yang membahana ke gawang lawan..hehehe lebay dikit..

Nah udah lihat kan ya? So, jangan hanya mengukur ketajaman seorang striker dari kelihaiannya saja dan sudah berapa goal yang tercipta, tetapi cek dan nilai juga siapa gelandang, bek dan kiper di belakangnya yang membuat team kita kebobolan. Jika ini diibaratkan tadi sebuah perusahaan, kebobolan bisa saja seperti kehilangan klien atau penurunan penjualan.  





Tidak ada komentar:

Mohon kesediaannya untuk meninggalkan komentar untuk tulisan ini..
(maaf untuk tidak menyertakan link aktif dan spam)

Diberdayakan oleh Blogger.