Empati

Mendapatkan sesuatu lebih mudah dari pada mempertahankannya. Ya, Aku akui itu. Itulah minggu ini yang dihadapkan padaku. Ketergantungan pada banyak orang membuat penyelesaiaan suatu hal menjadi agak ribet dan memakan waktu yang lama. 

Sebenarnya untuk persoalan jasa yang satu ini, kuncinya adalah tanggungjawab. Apabila semua pihak memikul dan menjalankan tanggungjawabnya sesuai porsi tugasnya masing-masing dengan baik, tentunya semua persoalan ini tidak akan terjadi. Tapi, apakah daya, semua pemikiran kita belumlah sama. 

Sebagai seorang yang mengajak orang lain untuk memakai produk ini, tentunya yang menjadi sasaran tembak awal, untuk melampiaskan apa yang ia rasakan karena hak yang tidak di dapatkan dengan sepatutnya. Apa yang mereka rasakan, begitu pula diri ini merasakannya. Sedapat mungkin untuk dicarikan solusi atas apa yang terjadi.

Permintaan maaf harus terlontar terlebih dahulu, mencari titik persoalan atas apa yang terjadi. Pihak yang terkait segera di hubungi, dan dimana kendala terhadang. Pertanyakan solusi pada pihak yang berkompeten dalam hal tersebut. Pastikan persoalan selesai secepat mungkin dan memberikan kabar pada yang terampas haknya dan memastikan hak mereka didapat kembali. 

Ya, begitulah ! klien ku adalah sahabatku, bahkan ku anggap sebagai keluargaku..Bagiku hubungan jangka panjang yang harmonis menjadi impianku..

Tidak ada komentar:

Mohon kesediaannya untuk meninggalkan komentar untuk tulisan ini..
(maaf untuk tidak menyertakan link aktif dan spam)

Diberdayakan oleh Blogger.