Ketika Buruh Mendapat Bagian Dari Keuntungan Bersih Perusahaan

Blog Riky Perdana -- "Ingat 30 Persen di depan mata." Kalimat itu selalu dilantunkan. Setiap usai menghubungi kurirnya. Awalnya penulis tidak mempedulikan, karena selalu diulang-ulang menjadi perhatian juga akhirnya. Ada apa dengan 30 Persen? Ternyata 30 persen adalah hitungan dari bonus tahunan yang diterima seluruh pekerja di bawah komando beliau, ya "Si bujang" (nama samaran). 

Uang merupakan salah satu motivasi dalam bekerja. Uang dapat menciptakan semangat kerja unlimited, yang bisa menghasilkan produktifitas yang luar biasa. Omset naik berkali-kali lipat, keuntungan pun akan mengikuti. Keuntungan tersebut harus lah menjadi bagian dari seluruh komponen pekerja dalam sebuah perusahaan tersebut. 

Jika dalam satu tahun, perusahaan mampu mencetak keuntungan bersih 1 M saja, dan 30 persen dari keuntungan tersebut adalah milik pekerja. Alangkah indahnya romantisme yang terjalin antara pekerja dan pemilik modal. 

Saya menyaksikan sendiri pada sebuah perusahaan ekspedisi. "Seseorang" dengan semangat yang tinggi tanpa mengenal waktu dan tidak merasakan letihnya dalam bekerja. Seolah waktu tidak ada batasannya. Selalu terbayang betapa besar peluang pengembangan usahanya ke depan. Waktu 8 jam sehari tak terasa begitu cepatnya berlalu. Padahal, masih banyak yang belum terjamah olehnya. 

Seolah tanpa perlu tekanan dari manajamen perusahaan, beliau dengan sadar memacu diri dan team untuk memberikan keuntungan dari besar bagi perusahaan. Aktif menjalin relasi dengan semua orang, tentu pilihan mitra dengan orang-orang terbaik pula. Fasilitas dan support sistem terbaik yang diberikan, menambah daya dobrak yang kuat dalam bekerja bagi karyawan.   

Saya optimis, dalam satu tahun ini mereka bisa masuk dalam 3 besar terbaik dalam bidangnya. Pada tahun besok tidak ada alasan bagi mereka untuk merebut posisi Pertama dan bertahan pada tahun-tahun berikutnya, jika kondisi saat ini dipertahankan serta ditingkatkan terus menerus oleh manajemen perusahaan. Tetap semangat Bro..


Tidak ada komentar:

Mohon kesediaannya untuk meninggalkan komentar untuk tulisan ini..
(maaf untuk tidak menyertakan link aktif dan spam)

Diberdayakan oleh Blogger.