Penyebab Kesuksesan Belum Menghampiri

Minggu pagi ini, saya membaca sebuah postingan dari jamilazzaini.com, tentang musuhnya orang sukses. Saya dan anda pasti ingin sukses bukan? dalam postingannya, musuh terbesar kita adalah kita sendiri, dan bagaimana pun jika ingin sukses, kita harus bisa mengalahkan musuh sejati tersebut. 

Musuh Pertama, yaitu Alasan. Kehidupan orang di atas rata-rata mereka semua menjauhi yang namanya alasan dan lebih fokus pada peluang dan menciptakan solusi dari persoalan yang di hadapi. Lebih lanjut, alasan terkadang datang dalam bentuk pembenaran-pembenaran. Misalnya, "Ya wajar dia bisa sukses, relasinya kan banyak dan kaya-kaya semua, sementara relasi saya masih sedikit." Nah, mulai sekarang saatnya belajar agar untuk menjauhi alasan, itu dapat mematikan semangat, kreativitas, pikiran buntu, dan hidup kita terpuruk. 

Musuh kedua, yaitu Takut Gagal. Semua orang pasti merasakan rasa takut gagal. hal tersebut normal adanya. Namun, kita harus menanamkan dalam diri bahwa kita hanya takut pada Allah Swt, tuhan yang menciptakan kita, takut berbuat maksiat, korupsi, makan gaji buta, dan sebagainya. Namun, kita tidak boleh takut gagal. Semua orang pasti pernah merasakan kegagalan, tapi mari kita habiskan secepatnya jatah kegagalan kita, agar saat nanti ketika tenaga sudah mulai melemah, kita bisa segera menikmati keberhasilan yang telah kita raih.


Musuh ketiga, yaitu Menunda. Sering kali kita melakukan hal ini. Sejatinya, setiap kita menunda pekerjaan, malah membuat pekerjaan tersebut bertumpuk. Hal itu tidak menyelesaikan masalah. Jadi sedari dini, mari kita hilangkan kebiasaan ini, agar kesuksesan bisa segera kita rasakan.

Lanjut Bung Jamil Azzaini, 3 hal di atas adalah pemimpinnya musuh kehidupan. Kita harus segera mengalahkannya, bila kita ingin hidup di atas rata-rata dan tidak tersandera dengan kehidupan dunia.

4 komentar:

Mohon kesediaannya untuk meninggalkan komentar untuk tulisan ini..
(maaf untuk tidak menyertakan link aktif dan spam)

Diberdayakan oleh Blogger.