Bukan Pemberi Harapan Palsu (PHP)

Yes, I am Prudential. Sekarang saya sudah proklamirkan bahwa saya agen asuransi dan InsyaAllah selamanya akan berprofesi sebagai agen asuransi. Ini adalah pekerjaan yang mulia, misi yang mulia untuk semua orang. Ya, ini tidak hanya sekedar pekerjaan iseng-iseng, tapi pekerjaan yang serius untuk digeluti, full heart.

Suatu hari, saat saya sedang canvassing di sebuah toko, baru memperkenalkan diri saja saya Riky dari Prudential, Ibu tersebut langsung bilang, saya sudah ada asuransi dan saya tidak butuh asuransi. Walah.., padahal saya mungkin tidak ada niat langsung jualan, cuma kenalan saja. Langsung di cut seperti itu..Kalau Anda jadi saya, anda akan lari dari toko itu langsung?

Kalau seperti ini calon klien saya jadi tambah semangat, ingin berkenalan dengan beliau. Ketika saya langsung di bilang seperti itu lantas saya menyahut, " Wah, bagus itu, Ibu sudah ada asuransi. Jadi, saya tidak perlu lagi jualan ke Ibuk saat ini. Tetapi, boleh saya kenalan dengan ibu dulu? setidaknya teman Ibuk bertambah bukan. Minimal nanti, ketika ada teman saya yang cari gesper produk ibu, kan saya bisa sarankan mereka untuk ke sini. Tidak rugi kan buk, kalau saya jadi teman Ibuk?

Akhirnya, saya tahu banyak juga tentang beliau, dan apa asuransi yang beliau punya. Ternyata, kesempatan saya untuk menawarkan produk asuransi ke beliau sangat besar. Memang, saya agen yang ke sekian banyaknya dari asuransi yang sama datang ke beliau. Namun, belum ada satu pun penjelasan yang lengkap yang beliau terima. Sehingga, sampai saat ini beliau juga belum tahu kelebihan produk asuransi yang saya tawarkan ini.

Banyak hal yang luar biasa pelajaran yang saya dapatkan dari Ibu ini. Salah satunya, jangan memberi harapan kepada orang, jika kita tidak beli orang jadi kecewa. Sebenarnya, jika dilihat dari kacamata sales, bagi sales baru ini akan terkesan "jutek", belum di jelaskan langsung tidak. Tapi, dari kacamata peluang bagi sales, ini klien orangnya sangat terbuka dan spontan. Kita akan bisa mengali kebutuhannya secara langsung dan orangnya blak-blakan. Dengan pendekatan yang intens sebagai teman, InsyaAllah beliau bisa kita closing-kan. Sabar dan kegigihan menjadi penentu kesuksesan.

Tidak ada komentar:

Mohon kesediaannya untuk meninggalkan komentar untuk tulisan ini..
(maaf untuk tidak menyertakan link aktif dan spam)

Diberdayakan oleh Blogger.